Thursday, 2 August 2012

Antara Petani Modern & Petani Tradisional

Bagikan ini ke :


Di zaman  yang  sangat maju sekarang ini, teknologi  sudah menjadi pembantu manusia dalam melakukan segala kegiatannya, dengan perkembangannya yang sangat  cepat  dan pesat, teknologi tidak hanya berkembang di  Negara maju saja namun kini juga sudah berkembang hingga ke pelosok-pelosok daerah yang tertinggal.  Sebut saja teknologi yang menunjang manusia dalam bidang
pertanian, ibarat sebuah selembar daun muda yang masih hijau yang lama-kelamaan akan mejadi kering tua kecoklatan yang termakan usia..,  begitu juga dengan alat pertanian kuno yang semakin hari,  semaki ditnggalkan oleh masyaratakt,  yang lebih memelih menggunakan  alat  dengan teknologi yang lebih maju. Sebut saja disaat dulu para petani menggunakan pupuk yang berasal dari kotoran ternak, seperti: sapi kerbau kambaing dan lain-lain, namun sekarang dengan ditemukannya berbagai pupuk yang menjamin sebuah hjasil pertanian akan meningkat telah ditemukan masyarakat sudah mulai mengguanakan pupuk buatan pabrik, yang dijamin lebih praktis, dan harganya pun juga terjangkau oleh petani. Lain halnya dengan peralatan untuk membajak sawah saait ini, dulu para petani mempersiapkan dua ekor sapi untuk menarik sebuah alat yang dibuat sendiri , namu kini berkat kehadiran teknologi, terciptalah alat pembantu untuk membajak sawah, yang sering kita liat saat ini yaitu TRAKTOR

  • Berikut ini contoh petani yang masih mengguanakan alat tradisonal:

  • Sedangkan gambar yang ini, petani maju yang sudah menggunakan Traktor: 

Bukan barang mewah lagi, karena disetiap Negara maju para petani sudah mempunyai traktor dalam melakukan kegiatan untuk membajak sawah. Dengan alat ini petani bisa lebih mudah melakukan kegiatanya disawah, selain itu dengan traktor petani akan lebih cepat menyelesaikan pekerjaannya. Tapi bagaimana dengan petani yang ada dinegara kita, Apakah petani tersebut bisa menggunakan traktor untuk  membajak sawah mereka?, jawabannya mungkin bisa kita tebak, yaitu TIDAK BISA . Petani tradisonal yang berada diwilayah terpencil kita cenderung masih memilih untuk mengguanakan alat pembajak sawah yang sederhana..  Alasan yang paling mendasar menurut mereka adalah harga alat tersebut yang sangat  mahal, tidak sebanding dengan penghasilan mereka. Sealin itu alasan pendukung yang membuat mereka enggan menggunakan traktor adalah mereka tidak bisa mengoperasikan alat tersebut. Perlu ada sosialisasi dalam hal penggunaan alat ini dan  Oleh karena itu sudah sewajibnya pemerintah memberikan solusi yang terbaik agar petani kita bisa menggunakan  TRAKTOR agar penghassilan petani kita bisa lebih meninggkat. Serta adanya dukungan dari berbagai pihak agar pelaksannannya dilapangan dapat berjalan lancar. 

Jika bermanfaat, silakan bagikan di jejaring sosial agar keinginan para petani kita dapat dibabaca oleh pemerintah. kita.

Kategori: Informasi Menarik
Artikel Lainnya:

Download Kumpulan Software Keren (Update)

Cara Buka Situs Yang di Blokir

Arti dan Sejarah Hacker

KeyWords:
petani modern, petani tradisional.

7 comments:

  1. halo bro ane nyasar dari grop fb nie. Slam knal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Slm knal jg gn, trma ksih sdh brknjung k gbug sy...

      Delete
  2. traktor sdh banyak dibagikan pemerintah sob.. cara operasikan sangat mudah,tp traktor tdk sebagus hasil cangkul coz kurang dalam hasil gerusannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan, tp para ptani mmiliki ke inginan utk lbih maju.. mskipun hsilnya bda sdikit...

      Delete
  3. hadir..dari cyber preaker..

    ReplyDelete

Catatan sebelum berkomentar:
1. Berkomentarlah sesuai dengan postingan yang dibaca.
2. Link hidup pada komentar otomatis akan terhapus!
3. Komentar SPAM dan SARA otomatis dihapus!!!
4. Dilarang ngiklan di kolom komentar!
Mohon untuk dipatuhi demi kenyaman kita bersama
TERIMA KASIH.